Sabtu, 11 Juli 2015



Saya cukup puas dengan apa yang saya ungkapkan pada Anda
Anda adalah perampas hak orang
Yang seenaknya berperilaku
Dengan embel-embel karena kalian terbebas dari wewenang
Kalian diberi kekuasaan
Namun diselewengkan

Kalian adalah sampah dimata Tuhan
Kata ‘_ _ _’ yang saya ungkapkan langsung didepan Anda
Merupakan salah satu kepuasan bagi saya

Tapi anda balas kata-kata saya dengan kata yang lebih tidak senonoh
Dan apa yang Anda katakan tidak sesuai dengan saya
Sedangkan yang saya katakan sesuai dengan Anda
Dengan apa yang saya lihat
Namun tidak apa, saya maafkan dan saya anggap impas

Tapi lebih parah lagi Anda melukai keluarga saya
Itu yang membuat saya sangat tidak terima
Dan belum bisa memaafkan Anda
Kenapa Anda membesar-besarkannya
Dan yang tidak bersalah Anda korbankan

Saat ini saya diam karena keluarga saya
Namun Tuhan pernah berjanji mengabulkan do’a orang teraniaya
Dan saya yakin Tuhan akan membalas kalian
Dengan hukuman yang lebih pedih dan menyakitkan
Dan Tuhan tidak akan pernah mengingkari janjiNya

Kehormatan dan kekuasaan yang Anda dapatkan
Hanya sementara

Jumat, 10 Juli 2015



Ayah...
Aku bertanya
Kenapa aku lemah?
Seharusnya aku kuat
Padahal aku terus berusaha kuat
Tapi selalu dirobohkan
Tembok yang terus aku bangun dengan kokoh
Terus dirobohkan
Jika seperti ini,
Kapan aku bisa menyelesaikannya?

Aku ingin berteriakkk
Keras...
Di tanah lapang
Yang hanya rumput-rumput bergoyang
Dapat mendengar

Berusaha bangkit
Namun terus terjatuh
Mencoba berdiri
Tapi tersandung
Ingin berlari
Tak mampu mencapai garis finish

Kamis, 09 Juli 2015



Mengeluarkan air matapun tak sanggup
Apalagi meminta ijin untuk menangis
Mendengar alunan lagu sedih
Mendayu..
Berusaha menghibur diri
Menyeimbangkan otak

Beban hidup terus berjalan
Kapankah ada beban yang tak terasa saat dipikul
Ringan bagai tak ada beban

Apakah manusia selalu punya beban?
Apakah ringan?
Atau setragis drama tanpa happy ending?
Mungkinkah sebuah drama tragis itu pengalaman seseorang?

Terus bertanya tanpa mendapat jawaban.

Selasa, 07 Juli 2015



Aku berharap mati
Sayang bukan aku malaikat maut
Andai tak ada dosa
Apakah manusia punah?
Putus asa dengan jalan bunuh diri
Kematian misteri
Mungkin, ada kehidupan lagi
Entah lebih menyenangkan atau sebaliknya
Andai..
Hidup berjalan sesuai pilihan
Dan hanya bahagia yang dipilih
Sayang tak sesuai
Hidup kejam, tak adil, permainan
Bisakah anda mengikuti permainan?
Jika tidak, kekalahan yang dirasa
Tapi mengingat kata ‘dosa’
Dosakah mengikuti permainan?
Bak game online yang berdampak buruk

Senin, 06 Juli 2015



CATATAN KU

I don’t have a love
And I don’t believe this love
Bahkan aku benci hidupku
What is my dream? I don’t know
I don’t have a love
What is love?
Kesabaran.. itu kuncinya
But, sabar ada batasnya.. itu kata mereka
Mungkin inilah batas kesabaran
Berada diambang kata sabar
Menyakitkan..
Tak tahu harus mengadu apalagi bergantung
Sad song so friends
Hanya itu..
Melangkah dalam sesat
Harusnya hidup, sebenarnya mati
Cry.. air tak menetes
Menjanggal di hati
Emosi..
Belum saatnya berkata ‘good bye’
Kapan?
I don’t know